Busana Tari

Beberapa Macam Tata Rias dan Busana Tari

Baju SatuPengertian dari kostum atau Busana Tari itu sendiri adalah serangkaian Busana/Kostum dan semua kebutuhan yang harus dikenakan pada saat menari. Busana ini dikenakan ke tubuh para penari yang akan tampil di atas pentas dengan berseragam sesuai dengan peranan karakter yang di bawakan. Selain itu dalam tata busana dalam tari di wajibkan sesuai dengan konsep garapan yang harus di tampilkan. Baik desain Busana, Aksessoris hingga warnanya.

Terdapat beberapa hal yang harus terlebih dahulu Anda perhatikan di saat penataan Busana Tari. Salah satunya yaitu Anda harus memperhatikan efek lampu dan penyusunan komposisi warna. Selain itu biasanya akan ada kemungkinan – kemungkinan kesesuaian gerak penari dengan berbagai karakter dan peranan – peranannya. Selain itu hal lain yang harus di perhitungkan yaitu jarak antara panggung dan penontonnya.

Tata Rias dalam Tari

Pada prinsipnya Busana Tari tidak akan dapat dipisahkan dengan tata rias dan make up nya. Tata rias dalam tari sangat berbeda dengan rias sehari-hari pada umumnya. Pada umumnya tata rias dalam taritidak hanya sekedar mengubah wajah dari beberapa penari untuk menjadi cantik dan tampan. Akan tatapi tampilan wajah si penari harus benar – benar di sesuaikan dengan peran yang di bawakan. Misalnya peran yuyu kang-kang yang harus di modis sesuai dengan yuyu kang-kang.

Oleh karena itu terkadang paras cantik dari seorang penari dapat dirubah menjadi jelek. Karena peran yang di mainkan oleh si penari memiliki peran sebagai wanita yang sudah tua. Berikut ini beberapa rias Busana Tari dalam seni tari diantaranya Rias Baku. Rias Baku merupakan rias yang sudah melekat dan tidak dapat dirubah. Rias Baku digunakan untuk jenis tari yang di ambil dari tokoh wayang. Contoh lainnya yaitu pada Tari Srikandi Mustakaweni, Tari Anoman, Tari Gatutkaca.

Busana Tari Tradisional

Busana Pesta yang digunakan biasanya tergolong Busana Tari tradisional. Ada juga Rias Tidak Baku yang berupa rias yang dapat di ubah / di kreasi. Hal ini biasanya di gunakan untuk tari tradisi yang berkreasi dapat juga tari dengan kreasi baru. Contoh dari tari ini yaitu Tari Pang – pung, tari kipas dan masih banyak tari lainnya. Dalam hal ini penataan rias serta Busana Tari yang dikenakan akan menyesuaikan dengan jenis tarian dan perannya.

Dengan Busana Tari yang menyesuaikan ini memiliki fungsi tertentu agar si penonton dapat mengerti dari peran yang di bawakan. Berikut beberapa fungsi lain dari rias dan Busana Tari di antaranya yaitu sebagai pelengkap atau pendukung. Dengan maksud untuk memberikan keindahan. Selain itu Busana yang di kenakan ini memiliki tujuan untuk membantu menghidupkan dan menonjolkan peran. Sehingga karakter dari penari lebih terlihat dan menonjol untuk para penonton.

Contoh Busana Tari Saman Estetika

Berikut contoh Busana Tari saman estetika di bagi menjadi tiga. Sebelum itu pengertian dari Tari saman yaitu merupakan salah satu tarian yang banyak menarik perhatian. Salah satu hal yang menarik banyak perhatian dari tari ini yaitu ketika bergerak secara kompang dari beberapa penarinya. Uniknya lagi gerakan yang mereka peragakan sangat kompak dan terlihat teratur. Selain itu jenis tari tradisional ini hanya akan menampilkan gerakan tubuh Ovation serta gerakan – gerakan yang lainnya.

Gerakan kombinasi lainnya ada gerak, saring, surang linggang, kirap dan semua gerakan ini di sebut dengan gayo. Tari ini memiliki dua orang penyanyi yang juga menari sambil bertepuk tangan. Dan untuk semua penari memang di wajibkan menari dengan gerakan yang sama secara harmonis. Pemain dari tari ini secara umum biasanya akan dimainkan oleh remaja dan puluhan anak laki – laki. Dengan jumlah yang harus ganjil.

Fungsi Dan Salah Satu Contoh Busana Tari

Namun pada saat ini tari tradisional ini juga di mainkan oleh beberapa gadis. Busana Tari yang dikenakan untuk tari saman di bagi menjadi tiga bagian. Yaitu pada kepala terdapat teleng bulung atau sebutan lainnya yaitu tengkuluk kain dengan kotak berwarna hitam dasarnya. Dan terdapat dua aspek yang di sulam dengan benang seperti halnya baju.

Serta pada tubuhnya penari – penari ini akan mengenakan Busana pokok/kemeja. Kerawang dengan dasar dress black, di sulam dengan benang berwarna putih, dengan pinggang yang di bordir bagian kedawek dan gaun pendek. Serta menggunakan celana dan sarung tangan kain. Pada tangannya juga mengenakan topeng gelang dan saputangan.

Diantara berbagai ragam Tari tradisional, tari ragam ini sangat menarik banyak orang. Dengan keunikan kekompakan yang di tampilkan ini yang menarik banyak perhatian. Penari ini bergerak secara serentak bersamaan dengan iringan musik yang dimainkan. Dengan Busana Tari yang di kenakan juga cukup menarik beberapa penonton. Sehingga mereka mengerti dan paham dari alur dan maksud dari ceritanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*